Pesawat Latih Tergelincir, Operasional Bandara Juanda Terhenti Sementara

Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, ketika sebuah pesawat latih mengalami tergelincir di area landasan pacu. Kejadian ini berlangsung pada Jumat, 30 Januari, dan segera ditangani oleh otoritas bandara setempat untuk memastikan keselamatan penerbangan yang beroperasi di lokasi tersebut.

General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, mengonfirmasi bahwa tindakan evakuasi dilakukan sesaat setelah insiden dilaporkan. Pihaknya menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kelancaran operasional bandara dalam situasi darurat seperti ini.

Tindakan cepat diambil untuk meninjau kondisi landasan pacu, termasuk menghentikan sementara semua penerbangan yang akan mendarat di bandara tersebut. Keputusan ini diambil untuk mencegah potensi risiko yang bisa mengancam keselamatan penumpang dan kru yang ada di sana.

Langkah-langkah Evakuasi dan Prosedur Inspeksi yang Ketat

Pihak Bandara Internasional Juanda immediatement menutup akses landasan pacu untuk melakukan inspeksi secara menyeluruh. Selama satu jam, tim teknis melakukan pengecekan untuk memastikan bahwa tidak ada puing-puing atau benda asing lainnya yang dapat membahayakan penerbangan yang akan datang.

Prosedur ini penting untuk menjamin bahwa kondisi landasan pacu tetap aman bagi semua pesawat. Memastikan tidak adanya Foreign Object Debris (FOD) di lapangan terbang adalah bagian integral dari standar keselamatan penerbangan yang harus dijaga.

Tim dari pihak pengelola bandara berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk menyelesaikan proses ini dengan efisien. Hasil dari inspeksi ini akan menjadi dasar untuk keputusan terkait pembukaan kembali runway bagi penerbangan selanjutnya.

Dampak Terhadap Jadwal Penerbangan dan Penanganan Penumpang

Penutupan sementara landasan pacu tentunya berdampak pada sejumlah jadwal penerbangan yang sudah direncanakan. Sebanyak sembilan penerbangan terpaksa dialihkan ke bandara terdekat demi menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas udara.

Pihak bandara memastikan bahwa semua maskapai yang terpengaruh telah diberi informasi secara lengkap mengenai situasi terkini. Penanganan penumpang juga menjadi prioritas utama, untuk meminimalisir rasa tidak nyaman yang mungkin dirasakan oleh mereka.

Coordination antara pihak bandara dengan maskapai sangat penting dalam situasi seperti ini. Hal ini dilakukan untuk memastikan agar para penumpang tetap mendapatkan informasi yang akurat dan penanganan yang memadai selama proses evakuasi berlangsung.

Keamanan dan Pemulihan Operasional Bandara

Setelah proses evakuasi dan inspeksi selesai, situasi di Bandara Internasional Juanda dilaporkan telah kembali kondusif. Area yang sebelumnya ditutup untuk pemeriksaan kini dinyatakan bersih dan aman untuk digunakan kembali.

General Manager Muhammad Tohir mengumumkan bahwa runway telah dibuka kembali dan operasional penerbangan berjalan normal seperti biasanya. Saat ini, semua penerbangan dapat melanjutkan rute mereka tanpa ada hambatan lebih lanjut.

Pihak pengelola bandara menyatakan komitmen untuk terus melakukan pengawasan ketat mengenai semua proses yang terkait dengan standar keselamatan penerbangan. Mereka percaya ini adalah langkah yang krusial untuk menjaga kepercayaan publik terhadap keamanan layanan bandara.

Pengelola Bandara Internasional Juanda juga minta maaf kepada seluruh pengguna jasa bandara yang mungkin terdampak oleh insiden ini. Mereka mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kerja sama yang diberikan oleh semua pihak terkait selama situasi darurat tersebut.

Related posts